Selasa, 29 Maret 2011

Saat Kita Menutup Mata

Bismilahirahmanirahim

Sahabat Taat yang tercinta? Apa kabar? Mari kita bermunajat dan berharap akan cinta Allah Swt tercurahkan kepada kita semua. Karena cinta Allah Swt yang sangat kita butuhkan, tiada yang lain, amin.

Baiklah ... Insight ini saya dapat tadi malam dalam perjalanan pulang ke rumah dari kantor. Saya sendiri tidak tahu apakah ini benar atau salah ... saya hanya ingin mensharingkan saja kepada Sahabat Taat ... jadi saya mengundang komentar dari Sahabat-Sahabat Taat untuk insight saya ini.

Tadi malam karena lelah dengan lalu lalang kendaraan di kanan kiri saya, saya pun menutup mata. Semua yang tadi saya liat tampak semrawut tiba-tiba hilang dan yang ada hanya kegelapan ... bahkan badan saya pun tidak keliatan ... suami yang ada di depan saya pun tidak keliatan.

Wah, iya ya ketika kita menutup mata semua hal jadi hilang ... orang-orang terkasih, rekan kerja, bos, rumah, mobil, bahkan deposito yang ada di bank pun juga hilang ....  jadi ketika kita menutup mata semua hal jadi fatamorgana ... bahkan badan yang setiap hari kita bawa-bawa pun juga.

Saya mencoba menelaah lebih dalam, saya berusaha seolah-olah mampu menutup semua indra ... kuping coba saya tahan untuk tidak mendengar, lidah coba saya tahan untuk tidak mengecap, kulit coba saya tahan untuk tidak merasakan, otak coba saya bujuk untuk sejenak saja relaks tidak berpikir macam-macam... dan hasilnya adalah ... saya tidak bisa menghentikan detak jantung  dan aliran napas saya ... ya kalau bisa sih Wassalam hehehe.

Jantung berdetak ternyata adalah kekuasaan Allah Swt, mutlak tidak bisa diganggu gugat. Allah Swt lah yang berkehendak jantung kita berdetak atau tidak. Manusia tidak kuasa sedikit pun untuk mengaturnya ... Subhanallah, Maha Besar Engkau Ya Allah.

Pikiran saya ngelantur sedikit ... gini kali ya rasanya ketika kita menutup mata dan jantung kita tidak berdetak. Blank. Gelap. Badan kita, orang terkasih, harta, dan semua hal di luar sana akan kita tinggalkan. Subhanallah hehehehe saya merinding sendiri. Hehehehe maaf saya sok tahu ... jangan diikuti ya Sahabat Taat ... ini pikiran saya saja yang ngelantur hehehe.

Pikiran saya berpetualang lagi ... kali ini mungkin bermanfaat bagi Sahabat Taat ...
Saya mencoba mengikuti aliran napas dan detak jantung saya, sambil terus menyebutkan ... Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah ... Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar, Laillahailallah, Laillahailallah, Laillahailallah... dan Asma-AsmaNya yang lain... tiba-tiba ada perasaan sangat nyaman muncul di tengah-tengah jantung saya ... saya merasa bahwa Allah Swt berada sangat dekat dengan saya ... saya merasa hanya tinggal ada saya dan Allah Swt.

Itulah yang saya rasakan, seolah Allah Swt mengajarkan kepada saya, Tjandra mulailah berlatih meninggalkan semua hal di luar sana dengan menutup mata. Hanya amal dan ibadahmu lah yang akan menemani kamu kelak .... Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar ... sampai sekarang saya masih ngerasain merindingnya hehehehe.

Mohon maaf bisa saja saya salah ... karena saya hanyalah manusia biasa tempatnya salah dan kebenaran adalah mutlak milik Allah Swt.  

Semoga bermanfaat.

Salam Sahabat Taat

S Tjandra Arwati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar