Bismisllahirahmanirahim...
Tadi pagi ketika saya dalam perjalanan menuju kantor .. seorang teman sebut saja namanya Mbak Sekar curhat tentang sahabat karibnya sejak SMA. Menurut Mbak Sekar... temannya ini sangat posesif ... dia mengatur dengan siapa Mbak Sekar harus akrab. Teman Mbak Sekar protes keras karena Mbak Sekar tidak juga menghapus nama teman lainnya yang tidak disukainya dari Face Book. Menurut Mbak Sekar lagi ... temannya ini sering sekali curhat betapa susahnya kehidupan berlama-lama, yang membuat Mbak Sekar Bete, sementara temannya ini punya kehidupan yang baik.
Mbak Sekar sudah berkali-kali di sms dan ditelepon untuk setuju menemuinya ... sementara Mbak Sekar malas untuk ketemu.
Hehehe selama mendengar cerita Mbak Sekar ... saya hanya senyum-senyum saja ... bingung mau ngomong apa. Mungkin Sahabat-Sahabat Taat juga pernah punya pengalaman serupa dengan Mbak Sekar ... Karena saya juga pernah mengalaminya hahahaha.
Saya tidak akan membalas lebih lanjut tentang teman yang posesif ini ... tapi saya akan bercerita tentang Teman Sejati yang sangat-sangat Maha Menghargai ... yup betul Teman Sejati ini adalah Allah Swt Tuhan Kita satu-satunya. Teman Sejati yang sangat mencintai kita ... apa adanya. Cinta Allah kepada makhlukNya yang bernama manusia itu tanpa batas. Kalau manusia perlu ini itu untuk memutuskan mau berteman ... tidak dengan Allah. Kalau manusia akan pilih-pilih dulu teman ... tidak dengan Allah ... Allah tidak pernah membedakan bedakan manusia ... kecuali amal dan ibadahnya.
Teman yang menjamin kita untuk masuk SurgaNya ... kalau kita benar-benar beriman dan bertawakal kepadaNya ... ya betul Dialah Teman Sejati kita.
Ketika kita menyadari betapa cinta Allah sangat besar kepada kita ... rasanya sangat luar biasa ... saya bisa nangis sesenggukan ... karena sadar saya belum banyak berbuat untuk menyatakan cinta saya kepadaNya.
Mbak Tami, dari Forum Tafakuran Mutiara Tauhid, secara khusus menghadiahkan tulisannya tentang Tuhan Yang Aku Kenal kepada saya ... (Mbak Tami terima kasih sekali, teks itu semakin menguatkan saya untuk terus berusaha sekuat tenaga mencintaiNya). Setiap kali membaca teks tersebut saya hanya bisa berurai air mata ... karena teks itu semakin membuat sadar akan cintaNya kepada saya.
Semoga saja nanti Mbak Tami, setuju untuk mensharingkan tulisan beliau itu di forum ini ya. Saya akan minta izin dulu kepada Mbak Tami.
Bocoran ya ... Berprasangka Baik kepadaNya ... Yakin dengan semua janjiNya, tulus dan ikhlas ketika kita mengatakan bahwa kita mencintaiNya ... semua itu adalah kerja hati atau Kalbu ... gunakan bahasa Kalbu ketika kita berkeluh kesah melalui doa kepadaNya. Dan yang penting ... jauhi semua laranganNya dan patuhi semua perintahNya ... Insya Allah kita akan semakin mampu merasakan kebesaran dan keagungan cintaNya ... dijamin.
Saatnya menyatakan cinta kepada Allah, salah satunya melalui Shalat Dhuha ... mari ...
Semoga bermanfaat ...
Salam Sahabat Taat
S Tjandra Arwati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar