Bismilahirahmanirahim
Salam Sahabat Taat
Seperti janji saya beberapa hari yang lalu, saya akan cerita tentang perkenalan saya dengan Assad dan Mamanya, Teh Revy.
Baiklah ... oleh karena saya kenal lebih dulu dengan Assad, saya cerita tentang Assad dulu ya. Sosok Muhammad Assad di mata saya... menurut saya, Assad adalah anak ajaib hehehehe dalam usia yang sangat muda sudah meraih prestasi yang luar biasa... buat Sahabat Taat yang ingin tahu seberapa ajaibnya Assad hehehe (maaf ya Sad) ... Anda bisa membaca buku karyanya yang berjudul Notes From Qatar ... dijamin setuju dengan apa yang saya katakan ... bahwa Assad memang luar biasa.
Kebetulan ... eh bukan kebetulan ... saya percaya bahwa perkenalan Assad dan saya sudah diatur sedemikian rupa oleh Allah ... saya adalah editor dari buku karyanya ... mau gak mau Assad harus kenal dengan saya ... (hehehe lebai.com ... maaf ya Sad). Singkat cerita Assad menerbitkan bukunya melalui perusahaan di mana saya bekerja, Elex Media Kelompok Kompas Gramedia. Cerita lengkap tentang penerbitan Notes From Qatar bisa Sahabat Taat baca di blognya Assad di http: //muhammadassad.wordpress.com ... blog ini wajib baca bagi saya ... sebaiknya para Sahabat Taat juga, ini bukan promosi lho ... tapi benaran ... karena sangat menginspirasi.
Assad saat ini tengah belajar S2 di Doha, Qatar atas beasiwa full dari Emir (Raja) Qatar. Otomotis dalam perjalanan penerbitan bukunya, kami hanya ketemu 2 kali, pertama ketika Assad pulang libur lebaran ke tanah air sekitar bulan September ... dan kebetulan proof bukunya sudah jadi. Dan kedua ketika Assad pulang liburan juga ... saat acara launching bukunya sekitar bulan Januari. Namun hal tersebut tidak menghalangi proses penerbitan buku NFQ ... karena Assad sangat intens telepon dan email kepada saya ... di samping gaya tulisannya yang nyambung dan khas anak muda, saya sama sekali tidak punya kendala dalam memproses naskahnya Assad.
Bagi Sahabat Taat yang sudah membaca NFQ tahu dong sub judul dari buku tersebut ... betul ..."Positive, Persistence, Pray" Berpikir Positif, Pantang Menyerah, dan Berdoa ... dari judul inilah saya memutuskan bahwa naskah Notes From Qatar setuju untuk diterbitkan ... judul lengkap dari artikelnya adalah 3P'S Secret for Scholarship Hunter yang merupakan artikel pertama di dalam buku Notes From Qatar. Saya yakin bahwa semua Sahabat Taat juga akan melakukan hal yang sama dengan yang saya lakukan ketika disodorkan naskah NFQ ... naskah yang sangat inspiratif dan menggugah. Hasil pemikiran-pemikiran berprinsip teguh secara Islami yang ditulis oleh seseorang yang baru saja berumur 24 tahun, di bulan Januari .. sementara kita tahu susah cari anak muda zaman sekarang yang berprinsip teguh seperti ini. Saya yakin bahwa nilai-nilai yang ditulis oleh Assad dalam naskahnya mampu menginspirasi dan membangkitkan semangat generasi muda Indonesia ... sama seperti yang dikatakan Mantan Wakil Presiden RI, Bapak Jusuf Kalla, dalam pengantarnya.
Dan apa yang menjadi keyakinan saya terbukti, setelah Notes From Qatar terbit, buku ini menjadi Bestseller Nasional. Ternyata bukan hanya anak-anak mudanya saja yang terinspirasi ... ibu-ibu muda pun juga terinspirasi NFQ ... sampai-sampai ada yang ngejar booksigning dari Bandung ke Jakarta .... hehehehe ... (Mbak Widya ... maapppp). Ada juga yang mborong sampai 22 buku ... (Bundi ... maapppp). Kalau ibu-ibu ini soalnya justru penasaran dengan bagaimana kedua orang tua Assad mampu mendidik dan membesarkan Assad menjadi anak muda yang membanggakan. Dan pada acara booksigning di GAM PIM inilah saya ketemu dan kenalan pertama kali dengan Teh Revy, Bundi, dan Mbak Widya. Cerita perkenalan saya dengan Teh Revy, mamanya Assad, akan saya sharingkan di entri lainnya ya.
Oh ya ... satu lagi kenapa saya begitu yakin dengan NFQ adalah foto Assad ketika lulus dari UTP ... ia berfoto dengan Mantan Perdana Mentri Malaysia, Tun Dr. Mahathir Mohammad ... Mahasiswa Indonesia yang bisa foto bareng dengan Mahathir Mohamad pastilah anak muda yang luar biasa ... dan sekali lagi keyakinan saya benar!
Pokoknya cerita tentang Assad seperti tak ada habisnya ... karena saya sekarang-sekarang ini sering membahas tentang Assad dengan Mamanya ... heheheh maaf ya Sad sering diomongin ...
Terus terang saya sangat terharu ketika Assad begitu bersemangat menceritakan bagaimana proses persetujuan penerbitan naskah NFQ yang hanya butuh waktu 4 jam. Semua ini terjadi atas campur tangan Allah yang membantu saya untuk memutuskan menerbitkan Notes From Qatar, tanpa bantuanNya saya yakin saya tidak mampu ... Assad juga begitu bangga mengenalkan saya ... "Ini nih Bu Tjandra ... editorku, Bu Tjandra ini yang sudah bantu aku ... yang penulis pemula .." Subhanallah ... Assad yang punya segudang prestasi sangat Honest dan Humble kepada siapa saja ... saya sangat tersanjung ... oleh karena sebenarnya tidak banyak yang saya lakukan membantu Assad ... karena Assad sudah memiliki kemampuan luar biasa dalam segala hal demikian juga dalam penerbitan bukunya ... Assad terima kasih sekali, bahwa bisa berkenalan dan membantu Assad adalah anugerah yang sangat besar yang diberikan Allah kepada saya, karena melalui Assad, saya bisa berkenalan dengan Mama, kemudian berkenalan dan akrab dengan Mbak Ninik (Bundi) dan Mbak Widya ... yang kemudian mengubah persepsi saya tentang kehidupan ... Subhanallah ... luar biasa.
Dan saya sangat yakin bahwa Muhammad Assad adalah the Next Our Leader, Insya Allah, Amin.
Semoga bermanfaat
S Tjandra Arwati
Bu Tjandra, saya baru baca nih hehe.. terima kasih ya, saya jadi terharu bacanya hehehe.. tapi agak berlebihan juga nih si ibu cerita tentang saya, karena saya juga masih banyak belajar, masih jauh dari kata sempurna :D
BalasHapusJangan bosen kalo saya tanyain terus tentang perkembangan buku NFQ ya hehehe
Salam,
Assad
Hehehe ... kan Muhammad Assad di mataku ... tetep aja Honest and Humble.... terima kasih ya atas komennya. Buat Assad selalu siap hehehe
BalasHapusSalam,
Tjandra
tp seorang muhammad assad memeng hebat
BalasHapusinspiring people.. :)
BalasHapusaku juga kepengen jdi seorang penulis,, tp blum tercapai..
bismillah,, insyaAlloh keinginan ini bisa terkabul.. mhon do'a nya yaa..
bu tjandra, aku juga mau dong di editorin hehe.. salam kenal :)
BalasHapusasskum...salam kenal ya.... http://kafekotaku.wordpress.com/2012/10/18/renungan-kalbu-di-majelis-tafakur-mutiara-tauhid-bandung/
BalasHapus