Just sharing... Tulisan ini jauh dari sempurna, karena sungguh kesempurnaan itu hanya milik Sang Khaliq....
Rasanya kesal aja, kalo sesuatu yang diharapkan tahunya yang terjadi jauh dari harapan hati. Maunya dapat A, eh malah dapat G! Maunya tadi makan roti, eh si mbak kemarin lupa beli roti tawar. Padahal kan nggak boleh gitu! Semua yang terjadi pasti karena izinNya. Belum lagi tadi pagi bangun kesiangan, jadi ajah shalat shubuh "terlalu siang" duuuh rasanya sebel banget nggak sich!! Ya Allah, aku mohon padaMu jangan marah ya....
Terus tergoda iman nih... Maunya kan sabar dalam menghadapi keseharian, eh malah jadi emosi jiwa dan nafsu mau marah, hanya gara-gara soal sepele! Mau parkir, eh tempat parkirnya diserobot orang. Atau janjian mau meni pedi siang @home (sudah terbayang enaknya... Having "me time" nih) tapi tiba-tiba gagal maning, karena mbaknya tidak bisa! Yo weeesss....
Jadi memang dalam keseharian kita, ada saja yang menyebabkan kita "tergelincir" melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan Al Qur'an dan sunnah Rasul. Subhanallah... Betapa hal-hal kecil yang kita lakukan bisa menjadi dosa yaa... Tidak bisa melawan hawa nafsu dan tidak bisa sabar, serta banyak lagi hal-hal lainnya.
Ya Allah mohon ampun atas kesalahan hamba yang belum bisa melaksanakan ketentuanMu secara utuh. Mohon selalu bimbingan dan petunjukMu, agar bisa terus meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan kualitas ibadah padaMu. Semoga selalu berproses untuk selalu makin mendekat dan mencintaiMu.
ISTIGHFAR!! Ya itulah yang banyak harus aku lakukan selain ibadah wajib dan sunnah lainnya dalam rangka mengumpulkan "bekal pahala" untuk "mudik" nanti menghadap padaNya.
ISTIGHFAR artinya meminta ampunan. Orang yang mendapat ampunan berarti orang terjaga dari akibat buruk perbuatan dosa, sehingga orang tersebut selamat dari siksa.
Dalam ketentuan Al Quran ada banyak ayat menyerukan tentang Istighfar atau memohon ampunan ini.
"Dan mohon ampunlah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. An Nisaa’ [4]: 106).
"Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu dirahmati." (QS. An Naml [27]: 46).
Istighfar merupakan kebutuhan primer hamba Allah. Setiap hamba Allah membutuhkan istighfar dalam kesehariannya. Dalam aktivitas yang dilakukan sehari-hari, manusia tidak bisa lepas dari dosa, baik dalam perkataan perbuatan, baik dalam keadaan sendiri, sepi atau pun di tengah keramaian! Dengan istighfar, seseorang bisa meraih kemaslahatan dan kebaikan, terhindar dari bahaya, serta mendapatkan limpahan kekuatan jasmani dan spiritual yang dapat memotivasi seseorang untuk memperkuat keyakinan akan keimanannya kepada Allah.
Banyaklah ber-istighfar... Manusia harus banyak istighfar disebabkan keseharian seseorang dalam kondisi dan situasi (1) meninggalkan perintah Allah dan (2) melakukan hal yang dilarang Allah. Kedua tindakan ini adalah salah dan berakibat adanya dosa. Sudah seharusnya manusia banyak ber-istighfar dan selanjutnya berTOBATlah padaNya!
"Kemudian sesungguhnya Allah mengampuni orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertobat setelah itu dan memperbaiki dirinya; sesungguhnya TuhanMu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun dan Penyayang." (QS. An Nahl [16]: 119).
Sungguh Allah telah membuka pintu maaf (mengampuni) pada kita manusia yang mau istighfar sebanyak-banyaknya dan kemudian bertobatlah serta perbaiki diri. Kerjakanlah shalat tobat lebih sering, dalam upaya memohon pada Allah untuk ampuni kesalahan-kesalahan kita. Mana kita tahu atau sadari sudah berapa banyak dosa kita...
Astagfirullaah...
Jadikanlah Rasulullah saw sebagai teladan kita yang utama. Apalah kita ini manusia dibandingkan dengan Rasulullah... Betapa Beliau yang sudah diberikan amanat Allah dengan akhlaq dan perilaku yang terpuji saja ternyata selalu dan selalu ber-istighfar dan panjatkan tobat pada Sang Khaliq!
Jadikanlah Rasulullah saw sebagai teladan kita yang utama. Apalah kita ini manusia dibandingkan dengan Rasulullah... Betapa Beliau yang sudah diberikan amanat Allah dengan akhlaq dan perilaku yang terpuji saja ternyata selalu dan selalu ber-istighfar dan panjatkan tobat pada Sang Khaliq!
Dalam suatu Hadits Rasulullah dinyatakan, "Lalu kenapa kamu tidak memohon ampun? Sesungguhnya saya mohon ampun kepada Allah lebih dari 70 kali dalam sehari." (HR Ahmad). Subhanallah...
Betapa ada keutamaan, pahala, dan kebutuhan hamba Allah terhadap ampunanNya. Rasul yang sudah sedemikian terpuji akhlaqnya saja selalu panjatkan ampunan padaNya. Dan di dalam hadits lainnya menyebutkan sabda Rasulullah, "Sesungguhnya dosa senantiasa mengelilingi hatiku dan aku mohon ampun kepada Allah 100 kali dalam sehari." (HR Muslim).
Ya Allah betapa malunya aku ini. Keseharianku sungguh masih jauh dari berbuat pahala, ada saja dan banyak waktu di mana tergodanya hati ini jauh dari perintahMu, seperti apa yang sudah kulakukan di awal tulisan ini! Astagfirullah!! Ya Allah ampuni aku.... Apakah aku sudah lakukan istighfar paling tidak 100 kali dalam sehari seperti yang dilakukan Rasul? Hhmm....
Istighfar dan Tobat!! Ya Allah peliharalah akhlaqku, ingatkan dan tunjukkan aku untuk lebih banyak kumpulkan amal shaleh, dalam upaya proses lebih mendekatiMu, meraih cintaMu dan pengumpulan "bekal pahala" bekal mudik menghadapMu... Semoga Allah mendengarkan doaku ini. Aaamiiin!
Regina
Bandung 19 Juni 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar