Sabtu, 16 April 2011

Tuhan yang Aku Kenal

Tuhan yang aku kenal …
Dia tidak sekeras yang disangka orang
Dia tidak memaksaku untuk menyiksa diri
Dia tidak ingin aku khawatir barang sekejab pun
Dia tidak ingin melihatku bersedih hati

Dia juga tidak sombong, gila hormat apalagi pujian
Dia justru senang melayani, memfalitasi
Dia juga tidak pelit dan cepat memberi hadiah
Atas ketaatanku, sekecil apa pun itu

Dia juga tidak jauh
Dia pun tak sulit dihubungi
Dia selalu siap sedia

Dia juga tidak kejam apalagi semena-mena
Sebaliknya, Dia sangat penuh penjagaan, pemeliharaan, dan pembimbingan
Petunjuk-petunjukNya bertebaran
PertolonganNya pun dekat dan cepat
Dia sangat Pengasih dan Penyayang

Dia juga sangat cerdas
Dan punya selera humor
Dia senang melihat kita tertawa, dan terkagum-kagum takjub atas Pengaturan-Nya
Karena Dia tahu,
Tak semua makhluk CiptaanNya, mau mensyukuri KaruniaNya

Dia juga tidak memaksa
Pun tidak menuntut tak sabar
Dia juga tidak minta apa-apa
Dia hanya ingin aku bahagia

DiambilNya hanya yang buruk-buruk dariku
DigantiNya hanya yang indah-indah buatku
Dimudahkan segala bagiku
Dilapangkan jalannya untukku
Dia begitu bersemangat
Ketika aku ingin taat

Dia cepat berlari
Di saat hatiku baru saja berniat mendekat
Dia tak membenciku
Walau sering hatiku tak jadi merapat

Dia tahu aku tipe pembelajar yang seperti apa
(Tentu saja, karena aku adalah CiptaanNya)
Aku cepat belajar secara audio-visual
Dan Dia pun mengajariku secara audio-visual
Tak ada akselerasi seakurat ini
Dia tak segan-segan mengajarkan hal-hal yang tak pernah aku bayangkan sebelumnya

Dia Membukakan belenggu hidupku
Dia Membebaskan segala kekhawatiranku
Dia Menawarkan pelipur laraku
Dia Menyalakan cahaya hatiku

Dia ingin aku kuat dan berani
Dia ingin aku merdeka dan mandiri
Dia ingin aku menjadi pemimpin
Dia tak rela aku ditindas
Sebab Dia tak Menciptakanku untuk menjadi budak
Tetapi Dia mendesainku untuk menjadi yang paling hebat
Di mataNya
Di sisi-Nya

Dia sudah menyiapkan Jalan-Nya
Jalan yang mudah dan nikmat
Jalan yang paling sering disalah-sangkakan oleh para makhluk-Nya

Dia tak rela kita sengsara, merana, hidup sia-sia menghabiskan usia
Dia tak berkehendak kita menderita, meronta, meratap, dan mengeluh tanpa solusi
Dia Memampukan kita
Dia Memberdayakan kita
Dia Menyelamatkan kita
Dari lingkar setan jeratan siksa

Dia senang kita berpikir
Dia tak hendak menjerumuskan kita ke dalam jurang kebinasaan
Dia tak mau kita ikut-ikutan tanpa perhitungan dan pertimbangan
Dia ingin kita berpikir!
Karena dengan berpikirlah kita selamat dari api siksa yang menyala-nyala

Dia Membisikkan padaku
Dia Menunjukkan jalanku
Dia Menghadiahi ketaatanku
Dia Menyukuri ikhtiarku
Dia Memperingatkan kesalahanku
Dia Memagari hidupku
Dia Melindungi diriku
Dia Menampakkan petunjuk-Nya
Dia Membukakan pintu-pintu-Nya
Dia Menyalakan cahaya-Nya
Dia Mendampingi perjalananku
Dia Membimbing arah tujuanku
Dia Menuntun langkah kakiku
Dia Menyingkapkan tabir-tabir rahasia-Nya
Dia Mengenalkan cara-cara kerja-Nya
Dia Menyampaikan penjelasan-penjelasan-Nya
Dia Memaparkan rencana-rencana-Nya
Dia Menyatakan sifat-sifatNya

Dia Mengantisipasi segala bentuk keraguan yang muncul dari dalam diriku
Dia Mengirimkan bala tentara-Nya untuk membantuku, menolongku, menguatkanku, melindungiku
Dia Meneguhkan langkahku
Dia Menjadi penegak sandaran punggungku

Dia Menggapaiku dalam kebimbangan
Dia Mengasurkan Al-Qur’an dari ketinggian langit
Dia Mengizinkan aku membaca Naskah-ku

Cahaya-Nya masuk menerobos lapisan terdalam hatiku
Cahaya-Nya menyalakan terang dan damai di hatiku
Cahaya-Nya menghidupkan rasa bahagia di seluruh hidupku
Cahaya-Nya terang, sejuk, dan berpedar-pedar di dalam dadaku
Cahaya-Nya mengaliri darah dan nafasku

Mukjizat-Nya bukan khayalan dan dongengan zaman dahulu
Keajaiban-keajaibanNya sungguh kun fayakun
Dia tak pelit
Dia tak gengsian
Hal-hal kecil, sederhana, bahkan remeh-temeh pun Dia hargai, Dia kabulkan, Dia Wujudkan
Bahkan Dia tak segan-segan mengerahkan seluruh alam semesta untu membantu
Agar aku tak melompat keluar dari gerbong yang membawaku ke dalam koridor-Nya
Koridor menuju Kebahagiaan Abadi

Terima kasih ya Allah, Tuhanku satu-satunya
Segala Puji hanya Bagi-Mu
Sungguh luar biasa Karunia-Mu
Bahwa Kau izinkan aku untuk Mengenal-Mu
Selagi aku hidup di dunia ini
Allahu Akbar … Allah Maha Besar

Bandung, 20 Januari 2011
Diah Utami Muhammad

2 komentar:

  1. Akhirnyaaaaa... tayang juga Mba!! Jazakumullah... manfaat banget!! Nuhun yaa....

    BalasHapus
  2. Semakin mengenalNya..... Semakin kurasakan cinta dan kasih sayangNya yang tak pernah berhenti pada diriku....
    Maha Benar Allah dengan segala firmanNya...

    BalasHapus