Jumat, 15 April 2011

Allah Swt Enterprise

Wah, berkat Tafakur hari ini di Jl Delman Indah III, Tanah Kusir, saya semakin terbenam dengan apa yang saya temukan hari Rabu, kemarin.

Hari Rabu tanggal 13 April, saya me-twitt ke Bundi, Mbak Geni, dan Mbak Widya, Adakah perusahaan Allah? Bundi menjawab ADA!

Dan inilah Allah Swt Enterprise, dalam pemahaman saya bahwa kita semua ini bekerja di dalam perusahaan Allah. Coba kita simak QS. Al Jumu’ah ayat 10, “Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.”

Dalam ayat tersebut Allah memerintahkan kita untuk bertebaran di muka bumi untuk mencari karunia Allah, betul Karunia Allah! Ada yang mengartikan bahwa bertebaran di muka bumi mencari karunia Allah, adalah dengan bekerja, berdagang, berwiraswasta, bersekolah, dan lain-lain. Boleh. Nah, kalau dalam pengertian saya bahwa bertebaran di muka bumi adalah menjalankan fungsi yang sudah Allah tuliskan dalam sunatullah kita, yup betul menjalankan peranan yang kita miliki sebaik-baiknya.

Namun yang menarik dari perintah Allah dalam QS. Al Jumu’ah ayat 10 itu adalah tetap menormorsatukan Allah dan terus menomorsatukanNya, supaya kita menjadi orang yang beruntung. Jangan sekali-kali lupa bahwa Allah lah BOS utama kita dalam kehidupan, termasuk dalam bekerja sesuai profesi kita. BOS yang selalu menepati janjiNya, ketika kita tawakal dan taat kepadaNya. Jadi jangan pernah mengganti BOS kita menjadi makhluk ... bahaya, hehehe.

Mari kita telaah satu lagi perintah Allah dalam QS. Ash-Shaff: 10-11, tentang perniagaan (bisnis).

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.

Dasar utama dari perniagaan (bisnis) ternyata adalah BERIMAN KEPADA ALLAH DAN RASULNYA! Nah ketika kita bekerja atau melakukan bisnis, tidak dilandasi iman kepada Allah dan RasulNya, ujungnya adalah azab yang pedih.... Nauzubillah. Jadi kalau kita bekerja dalam Allah Enterprise, gak bakalan ada tuh Melinda Dee, hehehehe.

Selanjutnya adalah berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Saya mengartikan itu dengan DBAS. Dunia Bahagia, Akhirat Surga. Salah satu cara kita mampu Dunia Bahagia adalah jika kita mampu bermanfaat bagi orang lain. Betul! Mampu bermanfaat bagi orang lain. Caranya melalui jiwa (baca: ilmu) dan harta (sedekah, infaq, dsb). Good Newsnya, jika kita berjihad melalui ilmu, amalan ini mampu menyelamatkan kita nanti di akhirat.

Ketika kita Bahagia karena mampu bermanfaat bagi orang lain ... hal tersebut akan membimbing kita untuk semakin tawakal, taat beribadah, ikhlas, dan bersyukur hanya kepada Allah Swt ... yup betul, Akhirat Surga, Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar ... luar biasa pencerahan ini ...

Tambahan dari Ibun (Mbak Usi Iwan) ... dari Tafakuran tadi, izinkanlah Allah untuk memenuhi janji-janjiNya, berikanlah kelonggaran waktu kepada Allah menggaji kita karena kita sudah bekerja dengan baik di perusahaanNya ... Lha kantor aja menggaji kita tiap akhir bulan, masa dengan Allah, kita minta instan? Hehehehe

Sahabattaat jadi jangan khawatir Allah tidak akan menggaji kita, karena Allah Maha Menepati Janji. Mari kita berlomba-lomba untuk menjadi karyawan teladan di Allah Enterprise ..... dan semua orang bisaaa!!!!

Semoga bermanfaat.

Salam sahabattaat

Sri Tjandra Arwati

ps: Besok saya akan post artikel Mbak Tami, dengan judul Tuhan Yang Aku Kenal, karena sudah mendapat izin beliau untuk disharingkan di blog ini, dituuunggguuu yaaaa.

3 komentar:

  1. Allah Bos-nya......Alam semesta adalah perusahaanNya..... Manusia adalah karyawanNya.... Alquran adalah peraturanNya.... Ujian adalah Proyeknya.... Pahala adalah gajiNya dan surga adalah rewardNya....

    BalasHapus
  2. Jazakillah Mba pencerahannya.... Excellent!!
    Ditunggu postingan Tami yaaa... Take care....

    BalasHapus
  3. Bundi ... terima kasih sekali tambahannya. Indahnya jika kita menyadari DBAS ya Bun ... terima kasih sekali atas setiap pencerahannya.

    Mbak Eghie, terima kasih, semoga bermanfaat. Di tunggu artikel-artikelnya yang lain ya ...

    BalasHapus