Hue he he he kenal doang dua pesohor yang saya sebutkan pada judul di atas. Betul, yang pertama saat artikel ini di tulis mungkin tengah menghibur puluhan ribu orang yang sebagian besar gadis-gadis belia si Sentul sana. Yang kedua adalah pesohor Indonesia yang selama hampir dua pekan ini menghiasa kepala seluruh orang Indonesia dengan nanyian lagu India Chaiya, Chaiya hehehe
Baik Justin dan Briptu Norman Camaru sama-sama menjadi terkenal setelah aksinya muncul di situs youtube dan diuduh oleh jutaan orang dan kemudian yang satu mendunia sementara yang satu meng-Indonesia ... maksudnya terkenal banget di Indonesia hehehehe.
Maaf saya tidak akan membahas tentang keterkenalan mereka berdua. Saya mencoba menggunakan akal dan qolbu saya untuk menelaah dan berpikir tentang pelajaran apa yang Allah Swt coba sampaikan melalui dua contoh manusia ini.
Mari kita mulai dari Justin dulu. Saya pernah melihat laporan salah satu tv swasta, bahwa Justin pernah ngamen di depan sebuah toko, di usir pula sama yang punya toko, ketika dia berusia 13 tahun ... (Pasti yang punya toko nyesel abis pernah ngusir Justin ... hehehehe). Pattie Mallette, Sang Mama, adalah orang yang sangat berjasa dalam kehidupan Justin. Setelah menjadi orang tua tunggal, Pattie bekerja membanting tulang supaya mereka berdua mampu hidup secara sederhana. Pattie harus bekerja serabutan demi Justin. Mereka tinggal di salah satu kompleks paling miskin di Stanfor, Kanada.
Walaupun hidup pas-pasan, Pattie berusaha sangat keras untuk memberi Justin pendidikan musik yang memadai, karena Pattie sangat menyadari adanya bakal besar yang dimiliki anaknya. Pattie pun memohon kepada Allah Swt setiap hari, dan meminta izin kepada Allah Swt supaya Justin bisa berhasil. Singkat kata, Justin pun mendunia, dan akhirnya sampai juga di Indonesia.
DOA itulah yang saya garis bawahi dari ibu Justin Bieber, Pattie Mallette. Ia tidak pernah kendur berdoa kepada Allah Swt untuk keberhasilan anaknya, setiap hari. Ia yakin bahwa Allah Swt pasti akan mengabulkan doanya. Dan doa Pattie pun di aminkan oleh Allah Swt dengan menjadikan Justin Bieber terkenal seantero dunia. Namun yang bisa di petik menjadi pelajaran adalah pengalaman kecil hidup menderita menempa Justin menjadi seorang yang kuat dan percaya diri, namun tetap rendah hati.
Baiklah kalau begitu hehehehe ... sahabattaat bahwa DOA adalah senjatanya orang mukmin ... tahukan hal ini? Tentu tahu dong... Allah Swt pun mengharuskan kita berdoa dan berharap hanya kepadaNya, tidak boleh kepada makhluk lain .... yak betul berdoa hanya kepada Allah Swt. Namun masalahnya ... sudahkah kita berdoa dengan baik kepadaNya? Mari kita bersama-sama memperbaiki ketaatan kita kepada Allah Swt, memperbaiki doa kita, dan yakin bahwa Allah segera mengabulkannya ...
Next ... Briptu Norman Camaru ... yang kadang masih bingung ... kok bisa dia mendadak menjadi selebriti tanah air hehehehe. Tentu saja bisa karena Allah lah yang mengizinkan hal ini terjadi... karena Allah Maha Kuasa ...
Yang saya pelajari dari Briptu Norman bahwa ia ternyata punya keinginan besar yaitu.. Menghajikan kedua orang tuanya. Mungkin bagi orang lain cita-cita ini sederhana dan biasa saja. Namun saya melihatnya ini adalah cita-cita yang sangat luhur dan luar biasa. Briptu Norman berusaha mencari Ridho Allah melalui ridho orang tuanya. Ridho orang tua adalah Ridho Allah Swt.
Luar biasa, Subhanallah, Allah mengajarkan kepada saya melalui ibu Justin Bieber, Pattie Mallette dan Briptu Norman Camaru tentang dua hal penting dalam proses kita menuju taat kepadaNya yaitu Sudah Berdoa dengan baikkah kita? Dan Sudah sejauh mana bakti kita kepada kedua orang tua kita? Dua hal yang sangat-sangat penting ... sampai-sampai Motivator terkenal saat ini Ippho 'Right' Sentosa mengatakan ... berdoa dan berharap kepada Allah Swt wajib hukumnya .... kemudian beresi dulu sepasang bidadari (orang tua dan pasangan hidup kita) ... baru lakukan ikhtiar supaya kita menjadi kaya ...
Mohon maaf, mungkin Allah mengajarkan banyak hal melalui kedua contoh di atas, karena kepala saya yang terlalu kecil ini hanya mampu menangkap dua pelajaran penting ini.
Semoga bermanfaat.
Salam SahabatTaat
Sri Tjandra Arwati
Alhamdulillah kita sudah punya "umbrella" ya mbak..... Sehingga pada setiap fakta/fenomena kita bisa tetap berprasangka baik dan mengambil pelajaran.
BalasHapusYang baik kita ambil dan yang buruk kita buang(hindari)
Seperti halnya pada kepingan mata uang, kita akan selalu melihat dua sisi yang berbeda dari setiap fakta, dan tugas kita adalah menemukan ' mutiara' didalamnya....
Terima kasih sahabat taat....
Salam